Auman Distortif Harimau Sumatera

Album debut lima harimau Sumatera pengibar panji-panji heavy rock, ((AUMAN)), baru akan dirilis September 2012 mendatang. Jadwal ini mundur dari rencana sebelumnya, Juni 2012. Namun Farid Amriansyah (vokal), Erwin Wijaya (gitar), Ahmad Ruliansyah (gitar),  Zarbin Sulaiman (bass), dan Aulia Effendy (dram) yakin album  bertajuk “Suar Marabahaya” ini masih sangat diantisipasi para penghuni rimba raya rock dan metal Tanah Air.

Penggarapan album ini sendiri sebetulnya sudah rampung sejak akhir Desember 2011 lalu, hanya saja mereka masih memilih waktu yang tepat untuk mengedarkannya. Selain masih belum ada kesepakatan dengan salah satu distributor yang rencananya bakal membantu peredaran album ini, mereka juga tak ingin perilisannya berbarengan dengan album milik jawara metal Seringai.
“Kami bukan bersaing dengan Seringai.. tapi justru saling support. Mangkanya kami mundur. Promo album itu kan biasanya tiga bulan, jadi yang paling realistis yah rilis setelah Seringai kelar promo, bulan September. Kami rasa itu adalah waktu yang tepat,” ujar Farid kepada Metalpit via telepon.

Intinya, penundaan ini lebih kepada strategi pasar. Mereka tak ingin perilisan albumnya terkesan prematur dan tak menghasilkan apa-apa sementara kocek yang sudah dikeluarkan untuk produksi sudah cukup banyak. “Kami sendiri memang pengen distribusinya secara nasional. Tapi karena kami sudah keluar banyak uang untuk produksi dan penjualan di toko-toko kaset resmi biasanya suka nggak sesuai harapan, jadi harus kami pikirkan secara matang kalo kerjasama dengan distributor,” tambah pria yang akrab dipanggil Riann Pellor ini.

Bagi sebagian pemuja ((AUMAN)), kondisi ini tentu sedikit membuat mereka kecewa. Pasalnya, album ini sudah dinanti-nanti sejak kali pertama digarap akhir  2010 silam. Dan meski selama periode tersebut Riann cs sempat menyiasatinya dengan melepas singel “W.K.G.G” (November 2010) dan “City of Ghost” (Desember 2011), sepertinya itu tak membuat para pemujanya puas. Namun Riann optimis. ”Dengan lumuran varian genre seperti hard rock, thrash metal, punk rock, hingga stoner metal yang disilangkan dengan lirik-lirik kritis, kami tak akan ditinggalkan mereka. Kami bakal menggaung hingga ke seluruh penjuru Tanah Air,” katanya lagi.

Berbicara tentang lirik kritis. Tema yang bersemayam dalam album ini memang merupakan gambaran kondisi sosial negara yang makin di bawah harapan. Singel “City of Ghosts” misalnya, merupakan potret keresahan akan kehidupan sosial metropolitan yang dihantui arus modernisasi yang membunuh nilai esensi manusia secara perlahan. Di samping itu, ((AUMAN)) juga menyampaikan pesan-pesan khusus kepada khalayak rock dan metal akan kemampuan band daerah seperti mereka dalam melabrak barikade lokalitas dan menerobos hingga ke wilayah nasional.

Di luar ((AUMAN)), semua personel band yang berdiri Maret 2010 ini sebenarnya memiliki band lain yang masih produktif.  Dramer Aulia Effendy dan gitaris Erwin Wijaya merupakan anggota band indie rock, Grey. Bassis Zarbin Sulaiman adalah personel band grindterrorcore veteran Palembang bernama Rongsokan. Gitaris Ahmad Ruliansyah adalah motor penggerak band  hardcore fused metalcore act garda depan Palembang, Delirium. Dan Farid alias Riann merupakan penghuni salah satu band post-hardcore paling berpengaruh di Jakarta, Dagger Stab. Tak heran jika Riann kerap mengatakan dalam ((AUMAN)) tidak terikat peraturan baku.

“Proyek ini kami sebut kolaborator karena para personelnya memiliki kesibukan juga dengan bandnya masing-masing. Beberapa bahkan ada yang baru rilis album juga. Tapi meski begitu kami serius dengan band ini. Malahan udah ada empat lagu baru lagi yang sudah kami siapkan buat EP nanti,” pungkasnya.

Nama ((AUMAN)) sendiri digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang semakin tersingkir dari habitatnya. Dengan terinspirasi sosoknya yang gagah sekaligus anggun, mereka siap mengaumkan distorsi liarnya ke seluruh rimba raya metal Indonesia lewat album “Suar Marabahaya”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s