OMNI, Peracik Segala Unsur Musik Rock

Album perdana band magnetic rock Omni memang baru akan beredar Agustus 2013 mendatang tapi singel keduanya, “Spektrum”, sudah dirilis sejak Maret 2013 kemarin. Sebuah tindak lanjut dari singel perdana “Penta” yang diluncurkan enam bulan sebelumnya. Judul album ini masih dirahasiakan, namun yang jelas diambil dari salah satu organ tubuh manusia yang terletak di bagian kepala.

Lagu “Spektrum” sendiri mengisahkan tentang seseorang yang kerap memaksakan kehendaknya tanpa menghargai pendapat orang lain. Namun dari keseluruh lagu Omni yang hingga kini sudah rampung sekitar 70 persen, tuturan liriknya banyak bercerita tentang perjuangan hidup, pengkhianatan, daya nalar manusia, romantika hingga realita budaya infotainment.

Sementara dari sisi musik, Amank (vokal), Romy (bass), Rully (gitar) dan Ryan (dram) banyak mengadaptasi elemen-elemen rock era ‘90-an yang dikawinkan dengan sound gitar modern. “Untuk beberapa hal, kami juga tidak melupakan unsur retro sebagai pelengkap. Tapi meski banyak influence, kaidah magnetic rock khas Omni tetap terjaga,” ujar Amank kepada Metalpit.

Konsep ini mereka ramu lewat sesi jamming di dalam studio hingga melahirkan lagu-lagu yang spontan namun dinamis. Ditambah dengan latar belakang selera musik keempat personelnya yang berbeda-beda, para pendengar musik dijamin akan menemukan sesuatu yang sulit ditebak termasuk penambahan kadar adrenaline.

Berbicara tentang selera musik, Omni memang terbilang rakus. Dari grunge seperti Pearl Jam, lalu progresif semisal Genesis dan Rush, hingga rock industrial sekelas Nine Inch Nails mereka lahap semua. Namun jika diambil titik temu, keempat personelnya mengaku sama-sama menyukai Metallica yang sadar tidak sadar membuat barisan komposisi lagu-lagu dan aksi panggung mereka sangat ‘heavy’.

Lalu apa alasan yang membuat lagu-lagu mereka wajib didengar? “Kami tidak menciptakan karya yang asal jadi dan ‘suka-suka gue’. Lagu-lagu kami bermakna positif. Saya, Rully dan Ryan selalu menciptakan aransemen musik yang meskipun bertempo cepat dan keras tetapi bisa nyaman di telinga orang yang bukan penyuka musik rock,” beber Romy.

Dan setelah albumnya dirilis nanti harapan Omni pun tidaklah muluk-muluk. “Kami cuma pengen pendengar bisa selalu semangat dan cheer up kalau udah nyimak lagu-lagu Omni. Karena lagu-lagu kami bukanlah lagu yang ‘gitu-gitu aja’ dengan lirik yang cuma ‘gitu-gitu aja’. Ada pesan khusus yang disampaikan oleh kami,” Romy menambahkan.

Namun demikian, Omni juga memiliki rencana lebih jauh seperti band kebanyakan. “Yang pasti kami pengen terus manggung dan syukur-syukur ada yang ngajakin tur, karena lagu-lagu kami itu lagu-lagu yang enak dinikmati kalau pas kami lagi manggung. Bisa buat sing along, moshing dan stage diving,” Romy menyimpulkan.

Sedikit menengok ke belakang. Jejak rekam Omni berawal dari ide Rully sekitar akhir 2011 dimana saat itu ia mengajak Romy (bass), Amank (vokal), Marcell Siahaan (dram) dan Cesar (gitaris band pengiring Marcell) untuk tampil di event ‘Tribute to Lenny Kravitz’. Setahun berselang, Marcell digantikan oleh Ryan yang beberapa kali menjadi session drummer di proyek musik garapan Rully.

Tepat pada 8 April 2012, formasi ini melakukan jamming di sebuah studio di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tanpa memikirkan musik seperti apa yang bakal mereka ciptakan. Namun Romy mengkalim, saat itu ia ingin membuat musik yang lebih keras dan bertempo lebih cepat dibanding proyek-proyek dia sebelumnya. Hasilnya, sebuah lagu bertempo tinggi “Mono” pun lahir.

Terlecut akan keberhasilan tersebut, sesi jamming pun berulang di setiap awal pekan hingga mereka berhasil mengantongi 15 lagu termasuk singel pertama “Penta” yang menampilkan kibordis BIP Indra Q dan singel kedua “Spektrum” yang beredar beberapa bulan lalu. Kini band yang dalam bahasa latin memiliki arti ‘segala’ itu siap melempar album perdana mereka dan menghidangkan segala unsur musik rock dalam setiap tetesan komposisinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s