Rajasinga Kembali Mencakar

Gerombolan grindcore asal Bandung, Rajasinga, kembali menunjukkan cakarnya. Belum genap setahun merilis “Rajagnaruk”, album penuh kedua yang juga dirilis di Malaysia, 10 April 2012 kemarin band yang diawaki Morrg (vokal, bass), Biman (vokal, gitar) dan Revan (dram) ini merilis ulang album tersebut dalam versi digipack. Dalam tempo satu pekan, album itu terjual 300 keping.

Menurut Revan, latar belakang perilisan ulang album ini karena sejak September tahun lalu versi originalnya tak lagi tersedia di pasaran. “Album itu udah abis, dan kami baru tahu Januari 2012 kemarin. Itulah yang mendorong kami merilis ulang album ini,” katanya kepada Metalpit melalui telepon.

Dan untuk membedakannya dengan rilisan pertama, dalam album ini disertakan tiga trek tambahan yang merupakan versi berbeda dari nomor “Rajagnaruk”, “Good Shit from Good Friend”, dan “Anak Haram Ibukota”. “Lagu terakhir itu versi live recording waktu pertama kali latihan lagu ini. Sedangkan dua lagu lainnya cuma dimixing ulang aja,” tambahnya.

Mereka juga memasukan lagi video dokumenter berdurasi 15 menit yang mengisahkan perjalanan musik mereka seperti proses penggarapan album, penampilan panggung, dan wawancara. Di rilisan sebelumnya, video ini sebenarnya sudah ada tapi mereka lupa menuliskan kreditnya.

Bagaimana dengan distribusinya? “Sekarang kami nggak kerja sama dengan Demajors lagi dan lebih memilih menjualnya melalui distro-distro seperti Omuniuum, Errorizer, Chronic, dan Codenine. Penjualan via Demajors nggak efektif. Karena penyebarannya bukan ke pasar musik yang kami usung. Musik seekstrim kami itu pasarnya ada di distro-distro, bukan di toko kaset seperti Disctara atau sejenisnya. Namun 300 keping diantaranya tetap akan diedarkan di Malaysia mulai Mei ini, ” Revan kembali menjelaskan.

Demi memuluskan penjualan album ini, rencananya mereka bakal menggelar tur promo Sumatera sebelum bulan Ramadhan atau setelah Lebaran tahun ini. “Tur seperti ini sangat membantu penjualan album kami. Waktu album pertama, Pandora (2007), dirilis turnya nggak berjalan dengan baik jadi penjualannya juga kurang bagus,” kata Revan lagi.

Meski tak menampilkan lagu baru dan dibanderol sedikit lebih mahal dari rilisan sebelumnya (4000 rupiah per keping), namun Rajasinga cukup yakin dengan penjualan versi digipack album “Rajagnaruk” ini. “Baru seminggu dirilis aja udah kejual sekitar 300an. Gue yakin album ini bakal laku,” dramer yang paling berkontribusi dalam membuat konsep dasar musik-musik Rajasinga ini kembali memaparkan.

Revan tidaklah asal ucap. Sejak menancapkan kuku-kuku tajamnya di ranah metal Tanah Air tahun 2004 silam, setiap aksi maupun karya-karya Rajasinga memang selalu diburu para metalhead. Dan hingga kini, mereka selalu siap mencakar kuping mangsa-mangsanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s