Tauruz Duo Siap Jadi Ikon

Butuh waktu lebih dari satu tahun bagi Tauruz Duo untuk merilis singel pertama “Babby I Am Sorry”. Namun, bukan berarti duo akustik yang digawangi Webz (vokal/gitar akustik) dan Edz (vokal latar/akustik gitar) ini tak produktif atau mandeg ide. Faktanya, mereka memiliki stok 30 lagu dan sudah menyiapkan 10 di antaranya untuk debut album mereka kelak. Sementara singelnya dipastikan menghuni album kompilasi “Love, Beat & Partee” (Glow Music) yang resmi beredar Februari ini dan dijual di seluruh Circle K.

“Untuk sekarang kami merilis singel aja dulu. Materi untuk albumnya sih udah siap 100%, kami sendiri punya 30 lagu dan sudah dipilih 10 lagu buat di album kami nanti. Doain aja segera rilis,“ ujar Edz.
Konsep albumnya sendiri nanti bakal menampilkan komposisi akustik yang ear catching dengan benang merah musik pop standar. “Kalo masalah konsep lagu kami selalu kembali ke akar sejati kami, yakni pop akustik. Yah.. pop standar yah hehe… ,“ Edz menambahkan.

Dari segi permainan gitar, Webz dan Edz lebih menekankan pada pemilihan nada yang simpel dan manis dimana sound gitarnya sengaja lebih ditonjolkan dan dibuat hingga tiga sampai empat bagian. Hal ini dilakukan demi melebarkan nuansa gitar akustik Stell dan Nylon yang mereka gunakan.

Pembagian porsi part-part gitar tersebut cenderung berbeda antara saat rekaman dan tampil di panggung. Untuk di studio, mereka kerap membagi tugas antara fill, struming dan lainnya. Sementara saat tampil live mereka mencoba lebih simpel. “Webz lebih fokus ke nyanyi sambil bermain-main kord aja, dan gue lebih ke nuansa akustik sama pembagian vokal juga,” tambah Edz lagi.

Dengan porsi seperti ini mereka mengaku cukup puas dan bangga dengan semua trek gitar yang dieksekusi, karena memang konsep itulah yang sejak awal dibentangkan. Tak heran jika saat proses mixing pun mereka kerap meminta gitar lebih dikedepankan dibanding instrumen lainnya.

Untuk urusan eksplorasi sound termasuk jenis mic, posisi picking dan lainnya Webz dan Edz mendapat banyak masukan dari salah satu gitaris andal Tanah Air Denny Chasmala. Kebetulan tracking-nya juga dilakukan di studio milik Denny sehingga memudahkan mereka untuk berbagi.

Saat merekamnya, demi mendapatkan sound real dari gitar akustik Stell Denny Chasmala Custom dan Nylon Aria Pro yang digunakan mereka lebih mengedepankan teknik todong dimana posisi mic utamanya berada di sekitar posisi fret 15 tegak lurus, plus beberapa mic untuk mengambil ambience-nya. Menurut Edz, gitar akustik Stell yang digunakannya sangat nyaman lantaran bodynya lebih mengarah ke Taylor dan necknya mirip Martin. Soundnya sendiri cukup empuk dan lownya pas. Tapi saat ini, mereka berdua sudah diendorse oleh gitar Hardee Olive dan Spring Series.

Kendati kerap mengutamakan gitar akustik sebagai penghias albumnya bukan berarti tak ada lagu yang menampilkan gitar elektrik. “Bombastis” misalnya, lagu ini dinaungi clean gemuk dan delay padat elektrik yang dihasilkan dari gitar Artrock Adhit Jimmu Series Naga yang digunakan Edz. Adhit sendiri di sini berperan sebagai produser bersama Reggie Chasmala. Sedang untung efek elektriknya, mereka cukup menggunakan fasilitas plug in dari WARP.

Jalan takdir Tauruz Duo sendiri kali pertama tergurat atas dasar kesamaan visi, cara pandang serta kecanduan mereka terhadap King of Convenience, Travis, dan John Mayer sekitar Mei 2010 silam. Kini, sebagai duo pertama dengan konsep dua laki-laki yang keduanya bermain gitar dan juga bernyanyi wajar bila harapan Webz dan Edz tak hanya terkunci pada diterimanya karya-karya mereka oleh pecinta musik Indonesia, tetapi juga menjadi ikon akustik Tanah Air.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s