Shena Ariyandi

Selain karena melihat sepupunya, alasan Shena Ariyandi memilih gitar sebagai ‘tambatan hatinya’ didasari atas ketertarikannya kepada frontman band grunge Nirvana, Kurt Cobain. Dari situ gairahnya pun memuncak, hingga pada 1996 ia menimba ilmu gitar di Yamaha dan mulai mengulik salah satu lagu kesukaannya, “Radja” dari/rif.

Gitar pertamanya adalah sebuah gitar akustik (nylon) merk Yamaha yang didapatkan dari ibunya, sebelum kemudian ia mendapatkan gitar custom dari salah satu saudaranya dan membeli gitar PRS SE custom hasil dari koceknya sendiri pada tahun 2010.

Saat ini Shena masih tercatat sebagai gitaris Kesna, band pop yang pernah masuk nominasi ‘Anugerah Planet Muzik Award’ (Indonesia, Malaysia, Singapura) untuk kategori ‘Best Group or Duo’. Bersama Kesna, Shena juga telah menghasilkan karya rekam seperti album “Dari Hati ke Hati” (2011) serta sejumlah singel termasuk nomor lama karya Chrisye dan Taufik Ismail “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”.

Kendati memainkan genre pop bersama Kesna dan bandnya yang lain, Play – telah merilis singel “Indahnya Dunia” pada Agustus 2015 – namun Shena mengaku sangat mengidolakan Paul Gilbert yang dianggapnya memiliki teknik alternate picking yang begitu menginspirasi. Namun demikian, gitaris kelahiran Bandung, 20 Februari 1986 ini juga mengagumi Brian May, Jimi Hendrix, Jeff Beck dan gitaris band GIGI Dewa Budjana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s